Monday

No:108 - Mukjizat Sebuah Roti Dimakan oleh Delapan Puluh Orang

  

(Gambar Ilustrasi Cuma) 

Sebuah Roti Dimakan oleh Delapan Puluh Orang

Diriwayatkan dari Anas bin Malik رضي الله عنه ia berkata: Abu Thalhah rg pernah berkata kepada Ummu Sulaimرضي الله عنه, "Wahai Ummu Sulaim, aku lihat  Rasulullah tampak gara sedang kelaparan, suaranya lirih dan lemah, apakah engkau mempunyai makanan?"

Ummu Sulaimرضي الله عنه menjawab, "lra ada." lalu Ummu Sulaimرضي الله عنه mengeluarkan gandum kemudian membuat adonan dan memasak bln menjadi roti, lantas mengutusku kepada Rasulullah.

Anas bin Malik رضي الله عنه lanjut berkata: Aku kemudian pergi membawa roti tersebut dan mendapati Rasulullah sedang berada di masjid bersama orang-orang, lalu aku masuk kepada mereka, lantas Rasulullah bertanya kepadaku, "engkau diutus oleh Abu Talhah  رضي الله عنه?'

Aku menjawab, "Benar Wahai  Rasulullah."

Rasulullah bersabda, " Dengan membawa makanan."Aku menjawab, "Benar wahai Rasulullah." Lalu Rasulullah bersabda kepada semua-orang, " bangkitlah kalian!'

Setelah itu beliau pergi dan aku pun ikut pergi bersama mereka, hingga sampai di rumah Abu Thalhah. lalu aku sampaikan kepada Abu Thalhah bahwa Rasulullah datang bersama beberapa-orang. lalu Abu Thalhah رضي الله عنه berkata, "Wahai Ummu Sulaim, sesungguhnya Rasulullah datang bersama beberapa-orang, sementara  kita tidak ada makanan yang cukup kita hidangkan untuk mereka."

Aku berkata, "Allah dan Rasul-Nya lebih tahu."

Setelah itu Abu Talhah رضي الله عنه pergi menyambut kedatangan Rasulullah, Ialu Rasulullah bersabda, " Wahai (Ummu Sulaim, silahkan keluarkan apa yang engkau miliki?'

Kemudian Ummu Sulaim رضي الله عنه keluar menyuguhkan roti tersebut. lalu Rasulullah memerintahkan agar roti tersebut dipotong-potong, lantas Ummu Sulaim رضي الله عنه menuruti nya dan mencampuri dengan sedikit lauk, kemudian Rasulullah membaca doa atas makanan tersebut sekehendaknya, lantas bersaMa, "Silahkan makan untuk sepuluh orang!' lalu mereka pun makan semuanya, padahal jumlah mereka ada tujuh puluh atau delapan puluh orang.33

Ada juga riwayat yang lain tentang mukjizat tentang sebuku roti,cukup mengenyangkan 70-80 orang sahabat..

Sebelum acara makan dimulai, Rasulullah mendoakan makanan yang dihidangkan. Setelah itu para tamu diminta makan bergantian. Yang pertama makan adalah 10 sahabat. Lalu, 10 sahabat berikutnya, kemudian 10 sahabat berikutnya, dan seterusnya. Akhirnya semua sahabat yang datang makan sampai kenyang. Setelah itu, barulah Rasulullah dan keluarga Abu Thalhah makan hingga kenyang.




Rujukan

33 - Hadits fr stalrih.

Hadis ini diriuraptkan oleh Al Bul{hari (penrbahasan: Manaqib, no. 357g dan penrbahasan: Shalat, bab: Sumpah dan nadzar, no. 6688); Muslim (bab: Minuman); dan At-'l'imi&i (pembatrasan: Manaqib, S/S9Si.

(Sumber: H.R. Al-Bukhari, no. 3385; Muslim, no. 2040)


No 107 - Mukjizat - Sebatang Pohon Berjalan Membelah Tanah dan Bersyahadat di Hadapan Rasulullahﷺ

 

(Gambar Illustrasi Cuma)

Diriwayatkan dari Saiyidina Abdullah bin  Umar رضي الله عنه, ia berkata: Pada satu ketika kami bersama  Rasulullah dalam sebuah perjalanan, lalu datanglah seorang badawi. 

Ketika ia telah mendekat maka Rasulullah bertanya kepadanya, "Kemanakah engkau hendak pergi?'

Pemuda  badwi itu menjawab, 'Pulang ke rumah."

Rasulullah bersabda: "sudikah engkau mengerjakan  satu kebajikan?"

Pemuda Badwi itu bertanya, "Apakah kebajikan itu?"

Rasulullah bersabda; 

"Yaitu engkau bersaksi bahawa tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Besar dan tidak ada sekutu bagi- Nya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya."

Pemuda Badwi itu berkata: "Bolehkah engkau menunjukkan bukti atas kebenaran ucapanmu itu ?'

Rasulullah bersabda; , "Lihat pohon itu."

Kemudian Rasulullah memanggil sebuah pohon yang ada di pinggir lembah, lalu pohon itu datang melintasi bumi dan berdiri di hadapan beliau. Setelah itu Rasulullah meminta kepadanya agar bersyahadat tiga kali, lalu ia pun bersyahadat membenarkan kenabian beliau. Kemudian pohon tersebut kembali ke tempat asalnya. 

Orang badui tersebut pun kembali ke kaumnya dan berkata, "Jika mereka mengikutiku maka mereka akan aku bawa menghadapffiu, dan apabila tidak maka aku akan kembali kepadamu dan ikut bersamamu."26

Satu lagi versi Keajaiban Pokok Rasulullahﷺ menjejaki muka bumi untuk menjadi saksi seorang Pemuda Badwi memeluk Islam. Rasulullahﷺ.

Yang paling utama, mukjizat yang sama telah diriwayatkan oleh Imam Ibnu Maja, Darimi, Imam Bayhaqi, Saiyidina Anas Ibn Malik رضي الله عنه daripada Saiyidina Ali Ibn Abu Talib رضي الله عنه; Bazzaz dan Imam Bayhaqi meriwayatkannya daripada ‘Saiyidina Umar Ibn A Khattabرضي الله عنه :

Ketika Rasulullahﷺ bersedih atas pengingkaran orang-orang kafir, baginda bersabda:

Menurut Saiyidina Anas Ibn Malik رضي الله عنه, Jibril juga ada di sana sebelum berlakunya mukjizat ini. Terdapat sebatang pokok di tepi lembah. Atas arahan Jibril, Rasulullah ﷺ memanggil pokok itu. Pokok itu datang menghampirinya. Rasulullahﷺ kemudian menyuruh pokok itu “kembali”; ia kembali dan menetap di tempatnya. 

Keajaiban pokok yang menurut perintah - 2

Dalam Shifa’ ash-Sharif, Qadi Iyad, ulama terkemuka Maghrib, meriwayatkan daripada Saiyidina ‘Abd Allah b. ‘Umar رضي الله عنه melalui sanad perawi yang mulia dan mantap:

“Dalam satu ekspedisi, seorang Anak Muda Badawi mendekati Rasulullah ﷺ. 

Rasulullahﷺ bertanya kepadanya:

'Awak nak pergi mana?' 

Anak Muda Badawi itu menjawab: ‘Pulang Kepada keluargaku.’

Rasulullahﷺ  bertanya lagi: ‘Apakah kamu tidak menginginkan yang lebih baik dari itu?’ 

Anak Muda Badawi itu bertanya: 'Apakah itu?'

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Bahawa kamu bersaksi bahawa tiada Tuhan selain Allah, Dia Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya."

'Pemuda Badawi itu bertanya: 'Apakah saksi kepada kesaksian ini?' 

Rasulullah ﷺ bersabda:

‘Pohon di sebelah lembah akan menjadi saksi.’

Saiyidina ‘Abd Allah b. ‘Umar رضي الله عنه berkata: “Sambil bergoncang, pohon itu membelah bumi dan datang kepada Rasulullah ﷺ. Dia meminta pokok itu tiga kali untuk memberi keterangan; setiap kali ia bersaksi tentang kebenarannya. Apabila dia memerintahkan, ia kembali dan menetap di tempatnya.” (3)

Menurut riwayat sahih Ibn Sahib al-Aslami, Buraydah melaporkan: “Ketika kami bersama Rasulullahﷺ dalam satu ekspedisi, datang seorang Badawi meminta tanda, iaitu mukjizat. 

Rasulullahﷺ berkata: ‘Katakan pada pokok itu bahawa Rasulullah ﷺ memanggilnya!’ Kemudian baginda menunjukkan kepada sebatang pokok; ia bergoyang ke kanan dan ke kiri, mengeluarkan dirinya dari tanah dengan akarnya, dan datang ke hadapan Rasulullahﷺ, sambil berkata: 'Salam sejahtera ke atasmu, wahai Rasulullah!' tempatnya lagi!' Dia memerintahkan, dan ia pergi.

Kemudian orang Badawi itu berkata: ‘Izinkan aku sujud kepadamu.’ Rasulullah ﷺ menjawab: ‘Tidak ada seorang pun yang diizinkan untuk melakukan itu.’ Badawi itu berkata: ‘Kalau begitu aku akan mencium tangan dan kakimu,’ dan baginda mengizinkannya.” (4)



Rujukan:

% Hadirc ini diriwaSratkan oteh Al Hakim l2/6201dan Al Baihaqi dahm Dala' il An-Nubttutwh (5/151[1] Kattani, Nazm al-Mutanasir 137.

[2] Ibn Maja, Fitan 23 no: 4028; Darimi, Muqaddima 3; Musnad i, 223; iii, 113; iv, 177; Qadi Iyad, ash-Shifa’ i, 302; ‘Ali al-Qari, Sharh ash-Shifa’ i, 620; al-Haythami, Majma’ az-Zawa’id ix, 10; al-Hindi, Kanz al-‘Ummal ii, 354.
[3] Qadi Iyad, ash-Shifa’ i, 298; ‘Ali al-Qari, Sharh ash-Shifa’ i, 615; Bayhaqi, Dala’il al-Nubuwwa vi, 14; al-Haythami, Majma’ az-Zawa’id viii, 292; Ibn Kathir, al-Bidaya wa’n-Nihaya vi, 125; al-‘Asqalani, al-Matalib al-‘Aliya iv, 16 no: 3836; al-Hakim, al-Mustadrak ii, 620; Ibn Hibban, Sahih viii, 150.

[4] Qadi Iyad, ash-Shifa’ i, 299; al-Khafaji, Sharh ash-Shifa’ iii, 49..

Saturday

No 106 - Mukjizat Kaki Kuda Suraqah Terperosok ke dalam Pasir

[Gambar Illustrasi Cuma]

Setelah orang kafir Musyrik Makkah putus asa kerana tidak berupaya menangkap Rasulullah dengan Saiyidina Abu Bakar As Sidiqueرضي الله عنه , maka mereka pun membuat jalan mengupah masyarakat musyrik dengan mengumumkan hadiah besar bagi siapa yang dapat menangkap Rasulullah dan Saiyidina Abu Bakar As Sidiqueرضي الله عنه .

"Barang Siapa dapat menangkap Rasulullah dan Saiyidina Abu Bakar As Sidiqueرضي الله عنه mereka berhak mendapatkan 100 ekor unta. setelah orang-orang kafir Makkah mula putus asa kerana usaha mereka tidak berhasil menangkap Rasulullah dan Saiyidina Abu Bakar As Sidiqueرضي الله عنهmaka mereka pun mernbuat seyembara peraduan dengan hadiah yang lumayan.

"Barangsiapa yang dapat menangkap Rasulullah dan Saiyidina Abu Bakar As Sidiqueرضي الله, maka ia berhak mendapatkan seratus ekor unta."

Orang-orang musyrik Makkah masing-masing pun berlomba-lomba untuk menangkap Rasulullah dan Saiyidina Abu Bakar As Sidiqueرضي الله yang mereka kirakan mudahnya  memenangkan hadiah lumayan tersebut.

Ketika Rasulullah dan Saiyidina Abu Bakar As Sidiqueرضي الله meleruat kampung Bani Mudir dari arah Qadid, ada seorang penduduk yang melihatnya, lalu ia berkata dihadapan orang-orang ramai: 

"Tadi aku melihat ada sebuah rombongan di kejauhan sana langsung menurutku ia adalah Muharnmad dan sahabatnya."

Mendengar hal itu, Suraqah bin Malik langsung sigap-siaga dan berupaya untuk mengelabuhi orang-orang agar sayembara tersebut dimenangkan oleh dirinya sendiri. Maka ia pun berkata, "ltu bukan rombongan Rasulullah, tetapi ifu adalah rombongan fulan dan fulan yang pergl unfuk suafu keperluan."

Sejenak Suraqah terdiam, Ialu ia masuk ke tempat persembunyiannya, dan berkata kepada pembanfunya, "Bawalah kuda ini keluar dari belakang persembunyian dan funggu aku di belakang sana." Kemudian ia pun mengambil tombaknya dan pergi dengan sembunyi-sembunyi, lalu menunggang kudan5n. Ketika Suraqah telah mendekati rombongan Rasulullah dan mendengar lanhrnan ayat yang dibaca oleh beliau, sementara Saiyidina Abu Bakar As Sidiqueرضي الله  terus menerus menoleh ke kanan, ke kiri dan ke belakang dan Rasulullah tidak menoleh sedikit pun, maka Saiyidina Abu Bakar As Sidiqueرضي الله  berkata, "Wahai Rasulullah, ada Suraqah bin Malik mengejar kita di belakang!"

Maka Rasulullah pun mendoakannya agar celaka- Seketika itu juga kaki kudanya langsung terperosok ke dalam tanah. Maka Suraqah berkata, "lni pasti kerana ulah doa buruk kalian, tolonglah selamatkan aku, dan aku berjanji akan melindung, kalian berdua." Maka Rasulullah, menarik doanya, dan Suraqah pun kembali selamat berkat doa beliau.

Setelah itu Suraqah meminta kepada Rasulullahdiberi surat perjanjian secara tertulis, maka Rasulullah memerintahkan kepada Saiyidina Abu Bakar As Sidiqueرضي الله  agar menulis surat perianjian di selembar kulit unfuk Suraqah. Surat perjanjian tepebut disimpan oleh Suraqah sampai tiba waktu penaklukan kota Makkah. I-alu ia pun datang membawa surat perjanjian ifu kepada Rasulullahdan beliau pun menepati janjinya dan bersabda, "Hari ini adalah hari peneptan janji dan kebail<an." lalu Suraqah menawarkan perbekalan kepada Rasulullah dun Saiyidina Abu Bakar As Sidiqueرضي الله, narnun keduanya menolak dan bersama, " Kami tidak membufuhkannSa."

Kami hanlra minta kepadamu agar palingkan orang-orang dari mengejar kami. Lalu Suraqah menjawab, "Aku siap melindungi kalian." lalu ia pun kembali ke Makkah, dan mendapati orang orang sedang melakukan pencarian, maka ia berkata, "Aku sudah pastikan berita ifu, dan temyata tidak benar salna sekali."

Demikianlah muklizat doa Rasulullah. Di pagl hari Suraqah berupaya keras untuk menangkap Rasulullah dan Saiyidina Abu Bakar As Sidiqueرضي الله,, namun di sore harinya ia bempaya keras unfuk memberikan perlindungan kepada beliau dan sahabat karib Saiyidina Abu Bakar As Sidiqueرضي الله,7.



Rujukan

Hadits ini diriwarlatkan oleh Al Bukhari (no. 1013, 1014, 1015, 1016); Muslim (pembahasan: Shalat istisqa); dan hnu Majah (no. 12721.

No 104: Mukjizat Makanan "Hais" di Majlis Perkahwinan

 


Mukjizat Makanan "Hais" di Majlis Perkahwinan

Apabila Nabi Muhammad ﷺ melangsungkan perkahwinannya dengan Sayidah Zainab binti Jahsh رضي الله عنه, ibu Sayyidina Anas bin Malik, Ummu Sulaim رضي الله عنه menjadikan mereka 'Hais' (campuran kurma Madinah tulen) hanya cukup untuk Nabi Muhammadﷺ dan isterinya -Sayidah. Zainab binti Jahsy رضي الله عنه. Apabila Nabi Muhammad ﷺ menerima hidangan daripada Sayidina Anas bin Malikرضي الله عنه , Baginda menyuruh baginda untuk menjemput begitu ramai sahabat sehinggakan riwayat menyebut kira-kira 300 orang sahabat dijemput pada hari itu.  Rasulullah ﷺ memberi makan semua tetamunya sehingga mereka kenyang. Setelah mereka selesai, Rasulullah ﷺ menyuruh Sayidina Anas bin Malikرضي الله عنه untuk mengambil hidangan itu. Sayidina Anas bin Malikرضي الله عنه mengambil hidangan itu dia tidak dapat mengetahui sama ada hidangan itu sama ketika dia menyampaikannya atau bertambah dalam kapasitinya.

“Anas ditanya: “Berapa jumlah mereka?” Sayidina Anas bin Malikرضي الله عنه berkata: “Kira-kira tiga ratus. Kemudian Rasulullah bersabda: 'Hendaklah mereka duduk mengelilingi hidangan makanan dalam kumpulan sepuluh, satu demi satu, dan hendaklah masing-masing makan dari yang terdekat dengannya.' Mereka makan sehingga kenyang, kemudian satu kumpulan pergi keluar dan satu kumpulan lain masuk. Rasulullah ﷺ berkata kepadaku: 'Wahai Anas, bersihkanlah ia.' Maka aku membersihkannya, dan aku tidak tahu apakah masih ada lagi ketika aku membersihkannya, atau ketika aku meletakkannya."





Friday

No: 103 - Mukjizat -Penyembuhan Mata Sayidina Ali Ibn Abu Talibرضي الله عنه.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

[Gambar Illustrasi Cuma]
Penyembuhan Mata Sayidina Ali Ibn Abu Talibرضي الله عنه.  

Imam Al-Baihaqi meriwayatkan bahawa Buraidah (رضي الله عنه.) berkata: Rasulullahﷺ mengalami sakit kepala, maka baginda tidak pernah keluar beserta tentera Islam (perang Khaibar). Maka, Sayidina Abu Bakar As Sidique رضي الله عنهmengambil panji-panji Rasulullah ﷺ dan berperang bersungguh-sungguh, dia kemudian kembali. Kemudian Sayidina Umar Al Khattabرضي الله عنه mengambil panji itu dan berjuang lebih keras lagi, apabila dia kembali ke perkhemahan, Rasulullah ﷺ bersabda: “Esok, saya akan memberikan panji itu kepada orang yang mencintai Allah dan Rasulullahﷺ. Semua orang ingin menjadi orang itu.

Pada waktu pagi, Rasulullah ﷺ meminta Sayidia Ali Ibn Abu Talib (رضي الله عنه). Dia diberitahu bahawa dia mengadu sakit mata. Rasulullah ﷺ mengutus untuknya. Apabila dia datang, dia menyembuhkan matanya dan memberikannya panji itu. Tentera Islam kemudiannya berperang di bawah pimpinan Sayidia Ali Ibn Abu Talib (رضي الله عنه) dan memenangi perang Khaibar.

Satu lagi versi Mukjizat daripada Rasulullahﷺ

Keesokan paginya, semua Sahabat رضي الله عنه datang kepada Rasulullahﷺ, masing-masing berharap agar merekalah yang akan menerima bendera tersebut. Rasulullahﷺ mengumumkan, "Di manakah Ali bin Abi Thalib?" Sahabat رضي الله عنه menjawab, "Wahai!! Rasulullahﷺ!! beliau menderita sakit di matanya." Rasulullah ﷺ mengutus seseorang untuk memanggilnya. Apabila baginda tiba, Rasulullahﷺ menyapukan sebahagian daripada air liur yang diberkati ke atas mata Sayidina Ali رضي الله عنه dan mendoakan Saiyidina Aliرضي الله عنه . Matanya segera sembuh dan kelihatan seolah-olah dia tidak pernah mengalami sebarang kesakitan sama sekali. Rasulullahﷺ kemudian menyerahkan bendera itu kepadanya.

Kubu Besar Khaibar 

Sayidina Ali رضي الله عنه bertanya, "Apakah saya patut memerangi mereka sehingga mereka menjadi seperti kita?" Rasulullahﷺ menjawab, "Berangkatlah dengan kadar yang sederhana sehingga kamu sampai ke padang mereka. Kemudian ajaklah mereka untuk memeluk Islam, menerangkan kepada mereka hak-hak Allahﷻ yang wajib mereka tunaikan. Demi Allah! Jika Allahﷻ menggunakan kamu untuk memberi petunjuk walaupun seorang manusia, itu lebih baik bagimu daripada unta merah."



No:102 - Mukjizat Rasulullah Agar Doa Saad Ibn Waqqas رضي الله عنه diberi berkahan.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

[Gambar Illustrasi]

Doa Rasulullahﷺ,untuk Saad Ibn Waqqas  رضي الله عنه

Imam At-Tirmithi meriwayatkan bahawa Sa’d رضي الله عنه berkata: 

Rasulullah bersabda: “Ya Allah kabulkanlah doa Sa’d (do’a) jika dia berdoa”.

Dalam Hadith dari versi yang lain Imam Al-Tabarani melaporkan bahawa  Rasulullahﷺ  bersabda: 

“Ya Allah makbulkan doa Sa’ad (do’a)”.

Doa Nabi Besar Sentiasa Dimakbulkan.

Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan bahawa Abu Hurairah رضي الله عنه  berkata:

Mereka (Orang) Berkata Abu Hurairah رضي الله عنه  Meriwayatkan Banyak (Hadis) Dari Rasulullahﷺ, Mengapa Para Penolong Dan Kaum Muhajirin Tidak Bercerita Seperti Baginda, Seolah-olah Mereka Meragukan Aku, Aku Akan Katakan Kepadamu Mengapa Jadinya. Dulu Pembantu Bekerja Di Ladang Mereka Dan Pendatang Di Pasar. Saya Selalu Menemani Rasulullahﷺ, Saya Hadir Ketika Mereka Tidak Hadir, Saya Menghafal Apabila Mereka Lupa.

Rasulullahﷺ, bersabda pada suatu hari:

“Siapakah di antara kamu yang akan menganugerahkan kepada-Ku kainnya supaya Aku mengosongkan perkataan-perkataan-Ku di atasnya, kemudian Dia memegangnya di dadanya dan Dia tidak akan melupakan apa yang didengarnya?”.

Aku Menganugerahkan Dia Pakaian Luarku Dan Dia Mengosongkan Perkataannya Di Atasnya, Kemudian Aku Memegangnya Di Dadaku, Sejak Hari Itu Aku Tidak Pernah Melupakan Apa-apa Yang Dia Katakan.

Seandainya bukan karena dua ayat ini, niscaya aku tidak akan menceritakan kepadamu sepatah kata pun,

(Sahih Al-Bukhari Kitab Al-I’itiswam Dan Sahih Muslim Kitab Fadhail Swahabah №150–160)

“Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan keterangan-keterangan yang nyata, keterangan-keterangan dan petunjuk yang telah Kami turunkan, sesudah Kami menerangkannya kepada orang-orang di dalam Al-Kitab, mereka itulah orang-orang yang dilaknat oleh Allah dan dilaknat oleh semua yang melaknat”.

(Surah Al-Baqarah)

Doa Rasulullahﷺ untuk Saad Ibn Waqqas رضي الله عنه Imam Al-Tirmithi meriwayatkan bahawa Sa’d رضي الله عنه berkata:Rasulullahﷺ bersabda:   “Ya Allah Makbulkanlah Doa Sa’d (Doa) Jika Dia Berdoa”.

Dalam Versi Lain Imam Al-Twabarani melaporkan bahawa Rasul mohon Sayidina Sa'ad Ibn Waqqasرضي الله عنه  diberikan keberkahan berdoa.

 


  


No:101- Mukjizat 1400 Orang Minum dari Sumur[Telaga] yang Kering.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ


1400 Orang Minum dari Sumur[Perigi] yang Kering

Al Bara' bin Azib رضي الله عنه berkata: Kami pemah berada di Hudaybiyah, dalam jumlah 1400 orang. Hudaibiyah adalah sebuah sumur [perigi] lalu kami mengurasnya sampai tidak tersisa setetes air pun.

Kemudian Rasulullah duduk di mulut sumur, lalu minta diambilkan air, lantas Rasulullah berkumur-kumur, lalu menyemburkannya ke dalam sumur, dan tidak lama kemudian kami pun menimbanya sampai kami semua merasa kenyang dan iuga binatang kendaraan kami. Perigi atau sumur yang kembali memancarkan air telah menyenangkan kami semua. Selain melebihi cukup kami bersyukur kepada Allah Rabul Jalalluh akan kurnia mukjizat kepada Rasulullahﷺ.

Antara versi lain pengesahan, akan kembalinya perigi atau telaga di Hudaibiyyah membuak air, untuk keperluan kami semasa terhenti dihudaibiyyah dalam musafir mengerjakan Umrah ke Makkah Al Mukarramah.

Perigi yang kering kembali berair. Muslim meriwayatkan dari Salamah bin Al Aqwaرضي الله عنه ia berkata: 

“Kami yang berjumlah seribu empat ratus orang tiba di Hudaibiyyah bersama Rasulullah. Kami semua dan empat puluh ekor kambing yang dibawa tidak mendapatkan air. Seterusnya Rasulullah berjongkok di bibir sebuah perigi (yang kering). Entah Rasulullah berdoa atau meludah ke sana, namun yang jelas tiba-tiba memancar air yang sangat deras. Akhirnya kami dapat minum sepuas-puasnya, begitu pula dengan kambing-kambing kami.”



Rujujkan:

Hadis ini diriwa5atkan oleh Al Bukhari (penrbahasan: Manaqib, no. 3573);

Mr.uslim (pembahasan: Keistimanraan sahabath An-Nasa'i (pernbahasan:

Thaharahh dan At-Tirmi&i (pernbahasan: Manaqib).

Hadits ini diriwayatkan oleh Al Bukhari (pernbahasan: Manaqib, bab:

Tanda-tanda kenablan).

30 Hadits iru shahih.

Hadits ini diriwayatkan oleh Al Bukhari dabm Fath Al Bari (penrbahasan:

Peperangan, bab: Perang Hudaibiyah, no.4150 danT/44Ll

No 119: Salam ((salam) oleh Pohon dan Batu:

Salam ((salam) oleh Pohon dan Batu: Sayyidina Ali bin Abu Talib ( رضي الله عنه ) melaporkan: "Saya datang bersama Nabi ( صلى الله عليه...